Tuesday, November 27, 2012

Cara Merawat Sepeda Motor Honda Klasik Agar Tetap Irit


    Tidak seperti produk Honda terbaru yang bersistem injeksi, sepeda motor Honda klasik/tua masih menggunakan pembakaran bahan bakar dengan karburator. Maka bila kita memiliki sepeda motor Honda klasik haruslah sedikit lebih sabar dan telaten dalam menjaga / merawat sepeda motor kesayangan tsb agar tetap memiliki performa prima ketika dipakai sebagai alat trasportasi setiap harinya.

Pemilik sepeda motor Honda klasik pasti berharap bisa mengendarai motor miliknya untuk seterusnya. Karena itu pemilik sepeda motor Honda klasik harus memperhatikan perawatan mesin sepeda motor bukan injeksi tersebut karena kondisi mesin sepeda motor sangat tergantung dari pemeliharaan dan kebiasaan pemiliknya saat mengendarai.sepeda motornya. Secara umum sepeda motor terdiri atas 4 bagian utama yakni bodi, mesin, bagian mekanis dan kelistrikan. Maka perawatannya pun dibedakan pada tiap bagian. Berikut adalah beberapa tips dan trik tentang merawat kendaraan roda 2 sepeda motor Honda agar tetap irit:

Bodi Sepeda Motor
Sebetulnya mudah merawat bodi sepeda motor, harus rajin membersihkan dan menjaga agar tetap kering supaya bodi motor menjadi awet. Apalagi jaman sekarang sebagian besar bodi motor terbuat dari plastik sehingga tahan karat. Bagian yang memerlukan perhatian ekstra mungkin knalpot yang terbuat dari logam. Cara perawatannya, secara berkala lepas knalpot dan tuangi dengan oli bekas. Oli kemudian dikeluarkan lagi, berfungsi hanya untuk melumuri bagian dalamnya saja. Knalpot akan jadi lebih awet, tidak gampang berkarat dan keropos.

Mesin Sepeda Motor Honda Tetap Irit

Merawat mesin sepeda motor merek Honda tidaklah sulit. Cukup mengganti oli
sepeda motor terbaik berharga murah secara rutin sesuai aturan dengan mengggunakan oli yang bagus. Jangan melakukan modifikasi mesin secara berlebihan. Keausan pada mesin memang tidak dapat dihindari. Tapi jika dilakukan perawatan dengan baik maka mesin Honda jadi lebih awet dan tetap prima performanya. Segera lakukan penggantian spare-part yang sudah aus/rusak agar tidak merembet ke bagian lainnya.

Bagian Mekanis Motor Injeksi
Adalah bagian yang bergerak (selain mesin) yaitu roda, rantai, rem dan shock arbsorber. Merawat roda sepeda motor mungkin yang paling sulit karena jarang yang bisa melakukannya sendiri. Sama seperti roda mobil, maka seharusnya roda motor juga harus balance supaya motor jalannya stabil. Balancing roda motor merupakan pekerjaan tukang stel velg. Selain itu bearing juga secara berkala harus diberi pelumas agar awet dan tidak cepat aus. Merawat rantai relatif lebih mudah, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah sprocket (gir) depan dan belakang harus segaris. Kalau tidak segaris maka rantai dan gigi sprocket akan cepat aus. Kedua adalah ketegangan rantai harus di stel dengan tepat. Rantai yang terlalu tegang atau terlalu kendur akan memperpendek umurnya. Kondisi ideal rantai yaitu memiliki jarak "main" rantai bawah pada bagian tengahnya sekitar 1-2 cm. Lebih besar berarti terlalu kendor dan lebih kecil berarti terlalu tegang. Secara berkala, lumuri rantai sepeda motor Honda dengan oli bekas atau jika tidak mau kotor bisa disemprot dengan WD40. Rem, terutama sepatu rem memang mudah aus. Hal ini supaya dinding teromol atau piringan disk brake tidak cepat terkikis. Periksa secara rutin ketebalan sepatu rem, bila sudah tipis segera ganti jangan tunggu sampai habis karena akan mengikis dinding teromol/piringan disk brake.

Periksa oli rem sepeda motor injeksi irit harga terbaik cuma Honda apakah masih cukup, apabila kurang maka perlu ditambah dengan olie yang spesifikasinya sama. Secara berkala kuras olie rem dan ganti dengan yang baru. Mengenai shock arbsorber sebetulnya tidak memerlukan perawatan khusus. Asalkan motor digunakan secara normal (artinya kalau di jalan berlubang yang pelan dan berusaha menghindar) bagian ini relatif awet. Periksa saja apakah ada rembesan olie, kalau ada rembesan berarti sealnya sudah bocor dan perlu diganti yang baru. Tidak dianjurkan untuk menyuntik atau merepair shock arbsorber, lebih baik ganti dengan yang baru saja.

No comments:

Post a Comment