Tuesday, November 27, 2012

Tips Merawat Sepeda Motor Matik Dan Menjaga Performa Mesin Lebih Awet


            Sepeda motor matik sekarang makin sering dilihat di jalanan. Populasinya sudah mendominasi sepeda motor bebek. Untuk menjaga agar performa sepeda motor matik tetap terjaga, Sobat Pusat Teknologi perlu merawatnya secara rutin.
Berikut ada beberapa cara untuk merawat motor matik agar performa dan penampilannya selalu oke dan terjaga;
Disarankan sebelum pergi mengendarai motor matik panaskan dahulu mesinnya, sekitar 1 sampai 5 menit, waktu sebentar itu sudah cukup untuk memanaskan mesin.Pada saat mengendarai motor, pengendara jangan sering mengubah kecepatan laju motor, asalnya cepat tiba-tiba mengerem atau sebaliknya. Alasannya cara seperti ini bisa mempendek usia mesin.Selalu cek kondisi tanki bensin, jangan membiarkan kondisi tangki bensin dalam keadaan kosong. Mengisi bensin tak perlu menunggu bensin hingga jarum menunjuk arah huruf  E atau Empty.Mengganti oli transmisi motor maksimal setiap 5 ribu km dan oli mesin secara berkala setiap 1000 km.Selalu periksa kondisi busi dan aki. Sebab, kedua perangkat tersebut membuat motor matik bertenaga dan melaju kencang. Apabila aki atau busi sudah tidak berfungsi gantilah dengan yang baru dan orisinal di bengkel resmi atau langganan Sobat Pusat Teknologi.Perhatikan juga adalah memeriksa kondisi vent belt dan roller secara rutin. Jika sudah tidak layak gantilah dengan yang baru dan orisinil.Selalu perhatikan ruang transmisi, di ruangan transmisi terdapat komponen yang rentan kotoran. Bersihkanlah ruang transmisi secara berkala setiap 4 ribu km.Motor matik biasanya menggunakan single shockbreaker, maka ganti oli shockbreaker maksimal setiap 10 ribu km.
Motor matik memang jadi primadona sekarang ini karena lebih mampu menerobos kemacetan dan lebih fleksibel untuk pria dan wanita, apalagi di jalanan kota-kota besar yang setiap hari penuh kemacetan, disamping itu juga hemat BBM. Sudahkan Sobat merawat motor Anda dengan benar?

Cara Mudah Merawat Sepeda Motor Bermesin Injeksi




Umumnya banyak masyarakat yang berpresepsi salah mengenai Sepeda Motor Bermesin Injeksi ( tentang cara kerja mesin injeksi lihat artikel sebelumnya  Sepeda Motor Bebek Injeksi Kencang dan Irit Jupiter Z1  ). Ada yang bilang perawatanya susah, biaya perawatanya mahal, mesin cepat rusak dan lain-lain. Padahal Cara Merawat Sepeda Motor Bermesin Injeksi sangatlah mudah. Berikut akan saya berikan 5 langkah mudah merawat sepeda motor bermesin injeksi :
1. Cek selang saluran bahan bakar minimal setelah motor menempuh jarak 2.000 kilometer

Injektor berfungsi menyemprotkan kabut bahan bakar dengan tekanan tinggi ke mesin yang takaran dan waktunya diatur oleh peranti Electronic Control Unit (ECU).

Selain berperan penting dalam menentukan proses pembakaran di ruang bakar mesin, peranti ini juga sangat menentukan boros tidaknya konsumsi bahan bakar sebuah motor. Namun, ketepatan sistem kerja itu juga tergantung komponen lain, termasuk selang dan pompa bahan bakar.

Bila selang kotor atau bocor, maka kerja injektor tidak akan maksimal. Oleh karena itu, selang wajib diperiksa setelah motor menempuh jarak 2.000 kilometer.
2. Cek Pompa Bahan Bakar Bila sepeda motor telah lebih dari 50 ribu kilometer atau kelipatannya

Bila sepeda motor telah lebih dari 50 ribu kilometer atau kelipatannya, maka sebaiknya dilakukan pemeriksaan pompa bahan bakar.

Mendeteksi gejala masalah di peranti ini cukup mudah. Caranya, hidupkan mesin motor di tempat yang tidak bising, kemudian dengarkan di bagian tangki apakah ada suara mendenging atau mendesing.

"Jika terdengar ada suara mendesing, berarti filter fuel pump terganggu," terang Zainal.

Bila hal itu terjadi, maka Anda harus membersihkannya dan sekaligus menguras tangki bahan bakar. Melalui cara itu, Anda akan mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
3. Pastikan Ketepatan Posisi Klep Injektor

Meski waktu dan tekanan ke klep diatur oleh ECU yang telah diprogram oleh pabrikan. Namun, tak jarang posisi klep mengalami perubahan karena berbagai penyebab.

Oleh karena itu, agar kerja injektor benar-benar tepat, maka pastikan klep berada posisi yang tepat. Artinya, tidak terlalu renggang dan juga tidak terlampau rapat.

Bila terlalu renggang maka asupan bahan bakar ke peranti itu berlebih dan sebaliknya bila terlalu rapat. Akibatnya, semprotan kabut bahan bakar ke ruang bakar juga tidak ideal seperti takaran dari pabrik.

Walhasil, proses pembakaran tidak sempurna dan tenaga mesin loyo atau motor boros bahan bakar. "Orang sering tidak menyadari bahwa akar masalahnya ada di klep ini. Karena percaya telah diatur ECU," tandas Zainal.

4. Periksa Rutin Busi dan Bersihkan Filter Udara

Busi merupakan pemantik api yang dibutuhkan saat proses pembakaran di ruang bakar. Ketepatan pantikan api dari busi dengan semburan bahan bakar yang bercampur udara di ruang bakar sangat menentukan sempurna tidaknya proses pembakaran.

Proses pembakaran yang tidak sempurna selain menjadikan bahan bakar mubazir, tenaga dari mesin pun loyo. Oleh karena itu bersihkan busi, atur ulang tingkat kerenggangan sumbu dan kutub busi.

Begitu pun dengan filter udara. Bila kotor segera bersihkan, sedangkan bila sel-sel kertas telah sangat kotor atau rusak lebih baik segera menggantinya.

Pasalnya, filter yang rusak atau kotor menjadikan hembusan udara ke ruang bakar juga terhambat. Padahal, kesempurnaan proses pembakaran di ruang bakar mesin sangat ditentukan oleh komposisi yang ideal antara udara dan bahan bakar

5. Rawat ECU Dengan Baik

ECU merupakan otak yang mengatur keseluruhan unit injektor, baik takaran bahan bakar yang disemprotkan maupun buka tutup klep injektor. Sehingga, bila peranti ini terganggu maka kerja injektor juga tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Satu di antaranya, semburan bahan bakar yang tidak sesuai dengan takaran.

Akibatnya, stasioner mesin juga tidak stabil. Bila tingkat kerusakan di ECU telah parah, maka kendaraan tidak akan bisa dijalankan alias mogok. Ada beberapa penyebab kerusakan ECU, di antaranya adalah gangguan kelistrikan karena over supply, voltase sumber kelistrikan rendah, korsleting dan lain-lain.

Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk secara rutin memeriksa kabel kelistrikan. Bila Anda melakukan modifikasi yang memerlukan tambahan asupan tenaga listrik, sebaiknya dipikir ulang efeknya ke sistem kelistrikan.

Pastikan keberadaan aksesoris tambahan itu tidak berpengaruh ke sistem kelistrikan dan mengganggu ECU
Sumber :
 http://www.iniunik.web.id


Cara Merawat Sepeda Motor Honda Klasik Agar Tetap Irit


    Tidak seperti produk Honda terbaru yang bersistem injeksi, sepeda motor Honda klasik/tua masih menggunakan pembakaran bahan bakar dengan karburator. Maka bila kita memiliki sepeda motor Honda klasik haruslah sedikit lebih sabar dan telaten dalam menjaga / merawat sepeda motor kesayangan tsb agar tetap memiliki performa prima ketika dipakai sebagai alat trasportasi setiap harinya.

Pemilik sepeda motor Honda klasik pasti berharap bisa mengendarai motor miliknya untuk seterusnya. Karena itu pemilik sepeda motor Honda klasik harus memperhatikan perawatan mesin sepeda motor bukan injeksi tersebut karena kondisi mesin sepeda motor sangat tergantung dari pemeliharaan dan kebiasaan pemiliknya saat mengendarai.sepeda motornya. Secara umum sepeda motor terdiri atas 4 bagian utama yakni bodi, mesin, bagian mekanis dan kelistrikan. Maka perawatannya pun dibedakan pada tiap bagian. Berikut adalah beberapa tips dan trik tentang merawat kendaraan roda 2 sepeda motor Honda agar tetap irit:

Bodi Sepeda Motor
Sebetulnya mudah merawat bodi sepeda motor, harus rajin membersihkan dan menjaga agar tetap kering supaya bodi motor menjadi awet. Apalagi jaman sekarang sebagian besar bodi motor terbuat dari plastik sehingga tahan karat. Bagian yang memerlukan perhatian ekstra mungkin knalpot yang terbuat dari logam. Cara perawatannya, secara berkala lepas knalpot dan tuangi dengan oli bekas. Oli kemudian dikeluarkan lagi, berfungsi hanya untuk melumuri bagian dalamnya saja. Knalpot akan jadi lebih awet, tidak gampang berkarat dan keropos.

Mesin Sepeda Motor Honda Tetap Irit

Merawat mesin sepeda motor merek Honda tidaklah sulit. Cukup mengganti oli
sepeda motor terbaik berharga murah secara rutin sesuai aturan dengan mengggunakan oli yang bagus. Jangan melakukan modifikasi mesin secara berlebihan. Keausan pada mesin memang tidak dapat dihindari. Tapi jika dilakukan perawatan dengan baik maka mesin Honda jadi lebih awet dan tetap prima performanya. Segera lakukan penggantian spare-part yang sudah aus/rusak agar tidak merembet ke bagian lainnya.

Bagian Mekanis Motor Injeksi
Adalah bagian yang bergerak (selain mesin) yaitu roda, rantai, rem dan shock arbsorber. Merawat roda sepeda motor mungkin yang paling sulit karena jarang yang bisa melakukannya sendiri. Sama seperti roda mobil, maka seharusnya roda motor juga harus balance supaya motor jalannya stabil. Balancing roda motor merupakan pekerjaan tukang stel velg. Selain itu bearing juga secara berkala harus diberi pelumas agar awet dan tidak cepat aus. Merawat rantai relatif lebih mudah, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah sprocket (gir) depan dan belakang harus segaris. Kalau tidak segaris maka rantai dan gigi sprocket akan cepat aus. Kedua adalah ketegangan rantai harus di stel dengan tepat. Rantai yang terlalu tegang atau terlalu kendur akan memperpendek umurnya. Kondisi ideal rantai yaitu memiliki jarak "main" rantai bawah pada bagian tengahnya sekitar 1-2 cm. Lebih besar berarti terlalu kendor dan lebih kecil berarti terlalu tegang. Secara berkala, lumuri rantai sepeda motor Honda dengan oli bekas atau jika tidak mau kotor bisa disemprot dengan WD40. Rem, terutama sepatu rem memang mudah aus. Hal ini supaya dinding teromol atau piringan disk brake tidak cepat terkikis. Periksa secara rutin ketebalan sepatu rem, bila sudah tipis segera ganti jangan tunggu sampai habis karena akan mengikis dinding teromol/piringan disk brake.

Periksa oli rem sepeda motor injeksi irit harga terbaik cuma Honda apakah masih cukup, apabila kurang maka perlu ditambah dengan olie yang spesifikasinya sama. Secara berkala kuras olie rem dan ganti dengan yang baru. Mengenai shock arbsorber sebetulnya tidak memerlukan perawatan khusus. Asalkan motor digunakan secara normal (artinya kalau di jalan berlubang yang pelan dan berusaha menghindar) bagian ini relatif awet. Periksa saja apakah ada rembesan olie, kalau ada rembesan berarti sealnya sudah bocor dan perlu diganti yang baru. Tidak dianjurkan untuk menyuntik atau merepair shock arbsorber, lebih baik ganti dengan yang baru saja.